Kamis, 28 September 2017

Pengantar Teknologi Internet

Pengertian Teknologi
      
   Teknologi merupakan cara untuk mencapai tujuan yang lebih praktis dan mudah dibandingkan dengan cara primitif yang digunakan sebelumnya. kumpulan alat, mesin, modifikasi, pengaturan dan prosedur yang dihasilkan dan digunakan oleh manusia termasuk ke dalam teknologi. dengan adanya teknologi menjadikan kehidupan manusia lebih maju dan modern serta membantu manusia dalam menjalani kelangsungan hidupnya. Di era globalisasi teknologi berkembang sangat pesat, karena perkembangan dari waktu ke waktu yang semakin di perbaharui.

Pengertian Internet
 Internet  berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan  komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia, yang dapat pula diartikan sebagai sistem global(dunia) dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protocol suite (TCP/IP). Sehingga waktu dan jarak pun tidak menjadi masalah. Dengan adanya internet memudahkan kita mendapatkan informasi serta berbagi informasi satu sama lain. yang berupa teks, gambar, audio, video, dan lain lain.

Sejarah Internet    

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer.
 Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
   Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Perkembangan Teknologi di Berbagai Bidang Beserta Contohnya
A. Perkembangan Teknologi di Bidang Pendidikan
   Seperti diketahui perkembangan teknologi terus berkembang, termasuk dalam bidang pendidikan. Dengan adanya teknologi dapat memajukan metode pembelajaran di bidang pendidikan menjadi lebih baik lagi.
Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi ada beberapa pergeseran proses pembelajaran, yaitu:
1.      Dari ruang kelas ke dimana dan kapan saja
2.      Dari kertas ke on line atau saluran
3.      Dari faslitas fisik ke fasilitas jaringan kerja
Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan menggunakan media-media komunikasi seperti telephone, computer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi siswa  dan guru tidak hanya dilakukan melalui tatap muka tetapi dilakukan juga menggunakan media-media tersebut.
   contohnya : 
proyektor


Proyektor adalah untuk menampilkan video, gambar, atau data dari komputer pada sebuah layar atau sesuatu dengan permukaan datar seperti infocus atau dinding. Sehingga dalam dunia pendidikan menjadikan proses ngajar mengajar tidak terlalu membosankan
                    
                          

Banyak bebagai macam software, yang berisi muatan-muatan mata pelajaran seperti
 (CAI : Computer Assisted Instruction)
CAI telah cukup lama dikenal oleh para ahli komputer maupun ahli pendidikan terutama di negara maju. Beberapa istilah lain yang bayak digunakan adalah CAL, CBE dan CMI.
CBE lebih bersifat menyeluruh, semua aplikasi komputer dalam pendidikan dapat dikategorikan dalam bidang ini. CBE digunakan juga untuk aplikasi yang menunjang pendidikan seperti mengolah data, mencatat kehadiran pengajar dan siswa, menyimpan arsip data pribadi dan sebagainya.

B. Perkembangan Teknologi di Bidang Industri
  Teknologi berkembang dalam bidang industri, karena mempercepat produksi.
Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi, misalnya CNC (Computer Numerical Contor) pengawasan numeric atau perhitungan, CAM (Computer Aided Manufacture), CAD (Computer Aided Design), yaitu untuk merancang bentuk (desain) sebuah produk yang akan dikeluarkan pada sebuah industri atau pabrik.
Misalnya sebuah mesin serba guna dalam industri metal sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan kita bayangkan sulit apabila dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin-mesin dalam industri garmen dilengkapi dengan kontrol komputer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat border, dan sebagainnya.
Selain itu industri modern saat ini juga memanfaatkan robot yang secara otomatis melakukan kerja-kerja tertentu dalam sebuah industri yang dikontrol oleh komputer yang tidak mungkin dikerjakan manusia. 
Contohnya tangan robot dikontrol oleh komputer digunakan untuk memasang komponen-komponen renik dan chip-chip pada motherboard komputer.

C. Perkembangan Teknologi di Bidang Kedokteran
  Teknologi mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah , memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X . Menentukan jenis terapi dan pengobatan berdasarkan informasi dari sistem komputer Mempercepat proses uji laboratorium pasien, Memantau kondisi pasien (denyut jantung, suhu, dan tekanan darah pasien). Dengan teknologi modern bisa memonitor, bahkan menggantikan fungsi organ dalam seperti Jantung, Paru-paru dan Ginjal.
  
Salah satu contoh penerapan komputasi modern di bidang kesehatan adalah penggunaan alat-alat kedokteran yang mempergunakan aplikasi komputer, salah satunya adalah USG (Ultra sonografi). USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. Pada awalnya penemuan alat USG diawali dengan penemuan gelombang ultrasonik kemudian bertahun-tahun setelah itu, tepatnya sekira tahun 1920-an, prinsip kerja gelombang ultrasonik mulai diterapkan dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran ini pertama kali diaplikasikan untuk kepentingan terapi bukan untuk mendiagnosis suatu penyakit. Dalam hal ini yang dimanfaatkan adalah kemampuan gelombang ultrasonik dalam menghancurkan sel-sel atau jaringan “berbahaya” ini kemudian secara luas diterapkan pula untuk penyembuhan penyakit-penyakit lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Internet
Dengan adanya internet memudahkan manusia dalam berbagai hal. Namun ada pula kekurangan dari internet yang dapat merugikan.
Kelebihan dari Internet
 Internet dapat menambahkan wawasan penggunanya, serta memudahkan cara belajar yang instan, ringkas, padat dan jelas.
 Internet sebagai media hiburan, yang banyak kemudahan penggunanya dalam menikmati hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh, seperti game online.
 Dengan adanya internet memudahkan penggunanya dalam berkomunikasi menggunakan media sosial, seperti Facebook, WhatsApp, Line.
 Pengguna internet cepat menerima informasi dengan menggunakan pelayanan informasi, seperti yahoo.com, viva news dan lain-lain.
Kekurangan dari Internet
 Mulai maraknya kejahatan melalui kasus penipuan.
 Adanya informasi palsu.
 Membuat beberapa pengguna malas karena terlena dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan.
 Pengawasan hukum masih lemah. 

DAFTAR PUSTAKA





Jumat, 21 Juli 2017

Pengaruh Teknologi Terhadap Minat Baca di Kalangan Remaja

                                                  DAFTAR ISI
Bab I Pendahuluan…………………………………………………………….. 2
1.1  Latar Belakang…………………………………………………….  2
1.2  Rumusan Masalah…………………………………………………. 2
1.3  Tujuan……………………………………………………………... 2     
Bab II Pembahasan………………………………………………………......... 3-4
            2.1 Pentingnya membaca.....................……………………................... 3
            2.2 Perubahan minat membaca yang semakin merendah……………... 3
            2.3 Faktor penyebab rendahnya minat mebaca di kalangan remaja ...... 3
            2.4 Dampak yang timbul akibat rendahnya minat membaca.................. 4
            2.5 Strategi Meningkatkan minat Membaca........................................... 4
            2.6 Studi kasus........................................................................................ 4
Bab III Kesimpulan dan Saran……………………………………….………... 5
            3.1 Kesimpulan……………………………………………………….... 5
            3.2 Saran……………………………………………………….……..... 5
Daftar Pusaka………………………………………………………….…...…..  6










BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Membaca adalah suatu cara mendapatkan informasi dari sesuatu yang ditulis untuk menambah pengetahuan, sehingga kemampuan manusia akan semakin terasah dan berkembang. Seperti kita ketahui membaca merupakan aktivitas yang tidak asing bagi masyarakat. Bahkan kegiatan membaca sudah diperkenalkan sejak usia dini.
Remaja sebagi penurus bangsa, yang di harapkan dapat mepersiapkan diri untuk menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan termasuk permasalahan sosial baik yang terjadi dimasa yang akan datang khususnya dalam memasuki era globalisai.

Tidak jarang realita harus kontra dengan harapan yang telah di rumuskan. Kegiatan membaca yang terlihat mudah, ternyata tidak semua orang merasa nyaman dengan kegiatan tersebut khususnya pada kalangan generasi muda. Di era globalisai perkembangan teknologi begitu pesat dimana semudah dapat dilakukan dengan mudah melalui teknologi. Namun di jaman sekarang remaja telah terlena akan teknologi yang serba canggih tersebut. Tidak banyak remaja sekarang yang memanfaatkan teknologi dengan baik seperti menambah wawasan dengan membaca pengetahuan yang ada di internet. Dan sebagian remaja banyak lebih memilih main game,sosial media dan menonton tv.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa sajakah faktor penyebab rendahnya minat baca di kalangan generasi muda?
2.      Apakah dampak dari rendahnya minat baca di kalangan generasi muda?
3.      Bagaimana cara meningkatkan minat baca dikalangan generasi muda?

1.3  Tujuan
1.     mengidentifikasi faktor penyebab yang menimbulkan rendahnya minat baca yang ada di kalangan generasi muda
2.     Mengidentifikasi dampak yang timbul akibat rendahnya minat baca di kalangan generasi muda.
3.     Mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda.




                                                 BAB II
                                          PEMBAHASAN
2.1 Pentingnya membaca
       Membaca adalah suatu aktivitas yang tidak asing bagi masyarakat. Dimana kegiatan yang menggali informasi dari tulisan. Membaca sangat bermanfaat bagi kita, untuk menambah pengetahuan sehingga membuat wawasan kita menjadi luas. Dengan mebaca kita dapat mengetahui berbagai pengetahuan, tanpa harus melihatnya secara langsung.
2.2 perubahan minat membaca yang semakin berkurang di kalangan remaja
     Remaja adalah masa dimana kita beradaptasi dimana pertumbuhan anak kecil menjadi dewasa. pada remaja jaman 90an berbeda dengan remaja jaman sekarang. Bisa kita liahat dari kurangnya minat membaca dikalangan remaja jaman sekarang. kebanyakan remaja jaman dulu mengisi waktu kosongnya dengan membaca buku. Berbeda dengan kebanyakan remaja sekarang yang cendrung mengisi waktu kosongnya dengan bermain gadget daripada membaca buku. Itu terbukti karena semakin sepinya perpustakaan. Tapi tidak semua remaja sekarang seperti itu ada juga sebagian remaja yang masih berminat membaca buku.
2.3 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Di kalangan Remaja
   Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya minat membaca dikalangan remaja antara lain:
1.      Teknologi yang semakin canggih
Di era globalisasi sekarang ini perkembangan teknologi semakin canggih khususnya pada bidang teknologi informasi. Tetapi tidak diimbangi dengan pengendalian yang baik. Kurang bisa memanfaatkan teknologi dengan baik. Sehingga generasi muda terlena akan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Tanpa kita sadari kita terlelap dalam kemanjaan tersebut hingga menyita waktu dan tidak memiliki waktu untuk menyembatkan diri membaca buku.
2.      Lingkungan
Dimana pengaruh sekitar juga berdampak bagi remaja. Karena kerapkali remaja mengikuti gaya pola di lingkungan sekitar mereka. Dukungan atau motivasi yang diberikan kepasa sekitar dalam membaca buku kurang.
3.      Kurangnya Kesadaran diri dalam minat membaca
Rendahnya minat membaca karena kurangnya kesadaran pada diri sendiri. Sehingga kita tidak menanamkan kesadaran akan pentingnya manfaat membaca.
2.4 Dampak Rendahnya Minat Membaca
Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca dikalangan generasi muda, akan membawa dampak yang merugikan. Adapun dampak yang ditimbulkan dari rendahnya minat baca antara lain :
1.      Generasi muda menjadi miskin akan wawasan, karena tidak adanya kefahaman dan wawasan yang cukup terhadap ilmu pengetahuan. Remaja cenderung kurang peduli terhadap apa yang terjadi disekitarnya dan memilih menutup diri mementingkan trend yang sedang hangat.
2.       Generasi muda akan mudah dipengaruhi oleh pemahaman-pemahaman yang negatif. Karena keterbatasan ilmu pengetahuan.
3.      Tidak mengetahui informasi terbaru sehingga sulit untuk memajukan diri sendiri maupun lingkungan.
4.      Bangsa indonesia kehilangan aset terpenting yaitu para pemuda. Karena para pemuda tidak menumbuhkan minat dalam membaca.
2.5 Strategi Meningkatkan Minat Membaca
      1. Membudayakan cinta baca mulai dari keluarga, dengan menumbuhkan minat baca sejak dini kepada anak-anak seperti melalui buku cerita atau buku gambar serta membawanya berkunjung ke pusat-pusat buku,perpustkaan dan lain-lain.
      2. Menyediaan program wajib baca dalam keluarga maupun lingkungan sekloah.
      3.  Mengontrol penggunaan media elektronik(tv, game, internet) melalui peran orang tua dan guru, dimana orang tua dan guru bekerja sama dengan memberikan pemahaman terhadap anak dengan memberitahukan media elektronik tidak terkontrol dapat menyebabkan hilangnya waktu beajar.
2.6 Studi Kasus
  Di kalangan remaja saat ini, minat membaca sangat lah minim apalagi dengan kemajuan teknologi. Sebagian remaja cendrung lebih dimanfaatkan dengan menonton televisi, bermain game atau sosial media. Beberapa alasan menjadi faktor minimnya minat baca seperti dorongan dari orang tua dan kesadaran bagi setiap individu.




                                                             




                                                                  BAB III
PENUTUP
3.1   Kesimpulan
  Membaca adalah suatu cara mendapatkan informasi dari sesuatu yang ditulis untuk menambah pengetahuan, sehingga kemampuan manusia akan semakin terasah dan berkembang. Bahkan kegiatan membaca sudah diperkenalkan sejak usia dini. Tidak jarang realita harus kontra dengan harapan yang telah di rumuskan. Kegiatan membaca yang terlihat mudah, ternyata tidak semua orang merasa nyaman dengan kegiatan tersebut khususnya pada kalangan generasi muda. Di era globalisai perkembangan teknologi begitu pesat dimana semudah dapat dilakukan dengan mudah melalui teknologi. Namun di jaman sekarang remaja telah terlena akan teknologi yang serba canggih tersebut. Tidak banyak remaja sekarang yang memanfaatkan teknologi dengan baik seperti menambah wawasan dengan membaca pengetahuan yang ada di internet. Dan sebagian remaja banyak lebih memilih main game,sosial media dan menonton tv.

3.2   Saran
 Jadilah generasi muda yang membanggakan bangsa indonesia. Budayakan lah belajar membaca sejak dini untuk menanam minat baca yang tinggi agar menambah pengetahuan dan wawasan yang luas. Peranan orang tua sangat penting bagi remaja. Tingkatkanlah kesadaran terhadap diri sendiri dalam membaca.












Daftar Pustaka

boghaniah.blogspot.co.id/2015/06/studi-kasus-minat-baca.html

Sabtu, 03 Juni 2017

Strategi Kebudayaan

Bab I
Pendahuluan
1.  Latar Belakang
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beranekaragam budaya. Kebudayaan yang dimiliki dari mulai adat istiadat, bahasa, seni, tarian, pakaian dan lain lain. kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi budhi(tunggal) atau budhaya(majemuk), sehingga kebudayaan di artikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Kebudaya menurut para ahli yaitu :
  • Koentjaraningrat: Menurut Koentjaraningrat, bahwa pengertian kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengn belajar.  
  • Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi: Kebudayaan berarti semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. 
  • Ki Hajar Dewantara: Menurut Ki Hajar Dewantara, bahwa pengertian kebudayaan adalah buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertip dan damai. 
  • Drs. Mohammad Hatta: Menurutnya pengertian kebudayaan adalah ciptaan hidu pdari suatu bangsa. 
  • R. Seokmono: Pengertian kebudayaan menurut R. Soekmono adalah segala hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.
  • Parsudi Suparlan: Menurut Pasudi Suparlan, bahwa pengertian kebudayaan adalah sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasikan lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi landasan bagi tingkah lakunya. 
Tujuan
Pada artikel kali ini saya buat untuk mengetahui strategi kebudayaan.
Bab II
Pembahasan
Isi
 Indonesia identik dengan kebudayaan karena kaya akan budaya. Beranekaragam budaya ada di indonesia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan memilki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi. kebudayaan yang dimiliki mempunyai strategi. Kata strategi berasal dari bahasa Yunani “strategia” yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Strategi merupakan tindakan, Secara umum strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Melestarikan kebudayaan merupakan strategi karna menjaga kebudyaan itu sendiri agar tidak hilang atau di akui oleh negara lain. contoh kesenian harus kita lestarkan dengan mengajarkan keturunan kita agar dapat diwarisi.
Untuk dapat menciptakan kebudayaan nasional indonesia sebagai kegiatan dan proses demi kejayaan bangsa dan negara, diperlukan adanya strategi yang tangguh, menurut Drs. Slamet Sutrisno dalam bukunya sedikit tentang Strategi Kebudayaaan Nasional menyebutkan lima langkah, yaitu :
a.     Akulturasi
Berarti percampuran dua atau lebih kebudayaan yang dalam percampurannya masing-masing unsur lebih tampak.
b.    Progresivitas
Berarti maju, progresivitas dalam kebudayaan mengandung pengertian bahwa kebudayaan itu harus bergerak (cultural change) maju sehingga harus mengarah kemasa depan.
c.     Sistem pendidikan
Di Indonesia harus mampu menanamkan kebudayaan sosial. Oleh karena itu, nilai-nilai pelajaran sejarah kebudayaan yang sifatnya humaniora(manusiawi) perlu di berikan kepada pelajar maupun mahasiswa agar mereka memperoleh pengertian yang benar dan tepat tentang kebudayaan.
d.    Kebijakan bahasa nasional
Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa resmi di indonesia, melalui bahasa nasional tersebut telah dilakukan komunikasi yang baik dan efektif dalam menunjang persatuan.
e.     Sosialisasi Pancasila
Yang dilakukan melalui pendidikan moral pancasila di sekolah dasar dan menengah, dan mata kuliah pancasila di perguruan tinggi.

Selain kelima langkah tersebut, masih di perlukan satu langkah lain, yaitu mengikutsertakan rakyat, sebab rakyat yang merupakan sumber kekuatan, rakyat merupakan pendukung kebudayaan, dan untuk rakyat juga semua ini di lakukan.
Studi kasus :

Seperti kita jumpai banyak sekali anak anak kecil jaman sekarang yang lebih memilih gadget daripada main bersama anak anak seumurannya. Di era globalisasi ini, permainan permainan tradisional seperti demprak, petak umpet dan permainan daerah lainnya jarang kita jumpai karena di jaman yang serba gadget anak anak lebih memilih game yang ada di gadget tersebut. Padahal permainan tradisonal jauh lebih menyenangkan. Seharusnya permainan tradisional harus dilestarikan sebagai bentuk strategi kebudayaan agar tidak diakui oleh negara lain.


    
                                                        Bab III

Penutup

3.1 Kesimpulan

    Indonesia merupakan salah satu yang mempunyai beragam kebudayaan. Namun semakin berubahnya jaman para era globalisasi ini yang dijaman serba canggih membuat masyarakat indonesia terlena akan hal itu membuat melupakan budaya-budaya yang terlah diwarisi nene moyang kita. Strategi kebudayaan seharusnya dibentuk agar terjaga kebudayaan yang kita miliki.

3.2 Saran
Kebudayaan yang sudah ada sejak dahulu harus kita lestarikan agar menjadi aset bangsa indonesia. Sehingga kita juga perlu membentuk strategi untuk mencapai tujuan yaitu dengan menjaga apa yang telah bangsa indonesia miliki.



Minggu, 23 April 2017

Peranan Manusia sebagai Subjek dan Objek dari Perkembangan IPTEK

                                       Bab I
                               Pendahuluan

Latar Belakang
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan sebuatan bagi kemajuan zaman sekarang ini. Dari tahun ke tahun, IPTEK sudah semakin maju dan menjadi pengaruh pada kehidupan manusia. IPTEK pada zaman sekarang sudah semakin maju sehingga bisa membantu pekerjaan manusia. Oleh karena itu, manusia yang hidup pada zaman sekarang dapat merasakan perkembangan IPTEK tersebut dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. IPTEK mempunyai pengaruh besar bagi kehidupan, membuat sebagian besar manusia harus belajar memperdalam kemajuan IPTEK karena semakin lama  perkembangan IPTEK semakin berkembang cukup cepat.

Tujuan
1.      Untuk menjelaskan tentang perkembangan IPTEK serta pengaruh dalam kehidupan
2.      Untuk mengetahui peranan manusia sebagai subjek dan objek dari perkembangan IPTEK tersebut.


                                   Bab II
Isi
   Era globalisasi adalah dimana zaaman yang berpengaruh besar terhadap dimensi waktu yang terus berjalan atau dimana perkembangan kehidupan yang sangat amat dinamis berperan. Semakin berjalannya waktu,banyak manusia yang sudah mulai menemukan berbagai macam penemuan yang luar biasa karena sebuah teknologi. Teknologi adalah dimana sebuah kesatuan pemikiran, proses pemahaman, dan aplikasi di kombinasikan menjadi satu hingga semakin lama teknologi berkembangan cukup cepat dan membuat perkembangan teknologi cukup luas ke seluruh dunia. Adanya perkembangan teknologi memberikan sana dan prasarana yang tentu saja dibutuhkan untuk semua lapisan maupun kalangan. Teknologi memudahkan manusia melakukan segala sesuatunya menjadi lebih mudah dan lebih modern. Perkembangan ini memberikan suatu pengaruh yang besar untk dunia, terutama untuk kemajuan dunia. Perkembangan ini juga yang membuat suatu pemikiran untuk lebih maju lagi yang membentuk suatu ilmu atau yang biasa kita sebut Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK).
    IPTEK memberikan wawasan terhadap kita semua untuk menjadi bangsa yang maju. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi dan spesialisasi dari ilmu itu sendiri. IPTEK berkembang sudah cukup lama,namun di era globalisasi, IPTEK semakin lama semakin berkembang cukup cepat sehingga mendorong manusia untuk mengasah kemampuannya di dunia IPTEK. Dengan berkembangnya IPTEK yang begitu cepat, manusia mempunyai peranan yaitu manusia sebagai subjek dan objek dari perkembangan IPTEK itu sendiri. Dari kedua peranan tersebut tidak bisa kita pisahkan karena keduanya mempunyai peranan yang saling melengkapi satu sama lain. Manusia merupakan asal terciptanya IPTEK, oleh karena itu manusia disebut sebagai Subjek IPTEK. Manusia dengan ilmu pengetahuan yang ia miliki terus melakukan pengamatan dan analisis untuk menemukan idea tau gagasan yang dapat mempermudahkan manusia dalam melakukan kegiatannya dalam kehidupan sehari-hari. Ide atau gagasan tersebut dituangkan manusia dalam teknik/cara ataun benda-benda yang dapat digunakan manusia-manusia lainnya untuk memudahkan kehidupan mereka.seperti kita tahu manusia mempunyai banyak ide ide baru dan inovasi-inovasi baru untuk mengasah kemampuan kreatifitasnya di segala bidang terutama IPTEK. Maka dapat kita katakan manusia mempunyai peranan yaitu manusia sebagai subjek. Dimana kemampuan manusia diasah di bidangan IPTEK. Sepreti kita tau banyak alat-alat atau mesin canggih yang dibuat oleh manusia.
Di dalam bidang Pendidikan
 Manusia membuat komputer yang diharapkan dapat membantu metode pembelajaran. (CAI : Computer Assisted Instruction)
CAI telah cukup lama dikenal oleh para ahli komputer maupun ahli pendidikan terutama di negara maju. Beberapa istilah lain yang bayak digunakan adalah CAL, CBE dan CMI. CBE lebih bersifat menyeluruh, semua aplikasi komputer dalam pendidikan dapat dikategorikan dalam bidang ini. CBE digunakan juga untuk aplikasi yang menunjang pendidikan seperti mengolah data, mencatat kehadiran pengajar dan siswa, menyimpan arsip data pribadi dan sebagainya.
Di dalam bidang Industri
  Manusia membuat robot untuk mempermudah suatu pekerjaan yang begitu cepat dengan menggunakan robot. Bukan hanya di bidang kedokteran pun manusia menciptakan robot Da Vinci para dokter di rumah sakit Tyneside & rumah sakit Freeman di newcastle, Inggris ingin memperkenalkan sebuah mesin komputer revolusioner yaitu sebuah sistem yang menggunakan tangan robot untuk melakukan operasi.
 Maka maksud kata subjek disini adalah manusia mempunyai peranan yang cukup penting dalam mengendalikan IPTEK seperti membuat atau melakukan proses dengan adanya IPTEK tersebut.
Seperti yang kita tahu manusia juga mempunyai peranan yaitu manusia sebagai objek. Seperti kita tau perkembangan IPTEK sangat mempermudah kita dalam melakukan sesuatu maka semakin berkembangnya IPTEK tersebut membuat sebagian manusia malas membuat kreatifitas di bidang IPTEK sehingga membuat manusia terlalu asik menjdai objek dari perkembangan IPTEK itu sendiri. Kata objek merupakan manusia sebagai pengguna di bidang IPTEK.
     Saat ini IPTEK telah berkembangan sangat pesat/cepat. Dapat dilihat dari semakin banyaknya bermunculan berbagai macam teknologi canggih yang dapat membantu aktifitas dalam kehidupan manusia. Bengan semakin berkembangannya IPTEK itu sendiri, sehingga menimbulkan efek negatif dan positif, seperti misalnya:
Sisi negatif seperti:
  • Dapat merusak moral, dimana Internet menjadi media IPTEK yang dapat mempengaruhi moral dari seseorang. Seperti misalnya konten yang berbau negatif dan yang lainnya.
  • Dapat menimbulkan polusi. Perkembangan IPTEK yang semakin pesat dan banyak dimanfaatkan. Akan tetapi disamping itu banyak sekali polusi pencemaran yang dihasilkan dari perkembangan IPTEK itu sendiri.
  • Dapat membuat orang semakin malas, karena IPTEK memiliki tujuan untuk mempermudah & memanjakan manusia. Jadi manusia akan semakin malas sebab sudah ada teknologi yang dapat menggantikan dirinya bekerja.
Dan sisi positifnya seperti:
  • Dapat meringankan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia.
  • Dapat membuat segala sesuatunya menjadi lebih cepat dan mudah.
  • Dapat mengurangi pemakaian bahan-bahan alami yang semakin kesini semakin langka.
  • IPTEK juga membawa manusia kearah lebih maju dan modern

                                  Bab III
KESIMPULAN
IPTEK adalah singkatan dari ‘ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang dibidang teknologi. Dapat juga dikatakan, definisi IPTEK ialah merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, baik itu penemuan yang terbaru yang bersangkutan dengan teknologi ataupun perkembangan dibidang teknologi itu sendiri. Seperti kita tahu IPTEK mempunyai peranan yang begitu besar bagi kehidupan. Perkembangan IPTEK yang begitu cepat membuat kita untuk bisa mengikuti arus perkembangan teknologi dan mendesak kita untuk bisa menggunakannya.

SARAN
 Perkembangan IPTEK di era globalisasi berkembang begitu pesat. Maka gunakan lah IPTEK sebaik mungkin dengan benar dan jangan menyalahgunkan untuk kepentingan pribadi.

                                      Daftar Pustaka

Materi PTKI-C (irfan)